Keindahan Suasana Berwisata Alam di Tasik Air Putih Meranti

Keindahan Suasana Alam Tasik Air Putih, Rangsang, Kepulauan Meranti

Keindahan Suasana Alam Tasik Air Putih, Rangsang, Kepulauan Meranti
Sebagai salah satu kabupaten yang ada di daerah pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti cukup kaya dengan objek wisata perairan. Salah satu yang cukup populer adalah Tasik Air Putih. Tasik dalam bahasa Indonesia bisa diartikan sebagai danau, merupakan perairan air tawar yang cukup luas dan menjadi sumber air bersih di daerah tersebut. Tasik Air Putih yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti terletak di Desa Teluk Samak, Kecamatan Rangsang. Atau sebelah sebelah selatan dari Kota Selatpanjang.

Tasik Air Putih merupakan danau dengan air tawar yang jernih, memiliki lebar 800 meter. Dibandingkan dengan tasik lainnya yang ada di Kepulauan Meranti, Tasik Air Putih menjadi tasik paling besar dan saat ini telah dikembangkan menjadi sumber air bersih di daerah Rangsang, Kepulauan Meranti. Di sekeliling Tasik Air Putih, terbentang hutan lindung yang menjadi kawasan suaka margasatwa. Di hutan ini tumbuh aneka pohon-pohon yang biasa tumbuh di kawasan hutan tropis. Diantaranya seperti kayu punak, kayu meranti, ramin dan sebagainya.

Tasik Air Putih merupakan kawasan perairan yang teduh dan sangat cocok dijadikan sebagai tempat berwisata dan telah menjadi bagian dari Peta Wisata Kabupaten Meranti - Tourism Map of Meranti - Riau - Indonesia. Uniknya lagi, di atas danau ini terdapat banyak sekali kelelawar yang beterbangan, menjadikan pemandangan semakin indah dipandang mata. Angin berhembus cukup kencang di kawasan ini karena masih terpengaruh dengan kondisi air laut. Namun demikian, air di tasik ini merupakan air tawar yang menjadi sumber pengolahan air bersih.

Di Kabupaten Kepulauan Meranti, sebenarnya terdapat 11 buah tasik yang bisa dikembangkan menjadi sumber air bersih. Namun saat ini, karena keterbatasan anggaran untuk pengelolaannya, baru Tasik Air Putih saja yang sudah dimanfaatkan untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di 5 buah desa di kecamatan terkait. Dari tasik ini, telah mampu dialirkan sumber air bersih sedikit ke 2500 rumah warga setempat. Untuk satu pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), dibutuhkan dana sedikitnya 7 milyar, sehingga pemerintah setempat berencana untuk mengajukan anggaran kepada pemerintah pusat terkait pengelolaan tasik yang ada.

Ada sebuah mitos lucu yang dipercaya warga setempat terkait nama Tasik Air Putih. Dahulunya diketahui warna air danau ini berwarna putih, akan tetapi karena seorang perempuan haid masuk ke dalam tasik, maka air tasik ini berubah menjadi merah. Inilah yang membuat hingga saat ini warga melarang perempuan haid masuk ke dalam tasik tersebut.

Selain untuk menikmati keindahan suasana alam di Tasik Air Putih, para pengunjung khususnya para peneliti juga bisa melihat langsung kekayaan hutan yang ada di sekeliling tasik. Para pecinta lingkungan maupun peneliti bisa melihat langsung sample tumbuhan yang ada di kawasan hutan tersebut. Saat ini lokasi Tasik Air Putih memang sering dijadikan sebagai lokasi penelitian untuk berbagai kebutuhan.

Jalan menuju ke lokasi Tasik Air Putih masih cukup alami, jalan setapak dengan rimbunan hutan di kanan kiri. Suasana ini membuat pengunjung semakin bisa menikmati suasana alam yang disajikan di daerah Rangsang. Lelah menikmati air danau yang luas, Anda bisa menikmati kuliner khas Meranti yang juga bisa ditemukan di kawasan Desa Teluk Samak. Aneka olahan mie sagu, seafood dan beberapa makanan tradisional lainnya yang bisa Anda beli dengan harga terjangkau.

Keindahan Suasana Alam Tasik Air Putih, Rangsang, Kepulauan Meranti

Cara Menuju ke Lokasi Tasik Air Putih, Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti
Ada dua rute yang bisa Anda tempuh untuk sampai ke lokasi Tasik Air Putih yang ada di Kecamatan Rangsang. Pertama kali yang harus Anda lakukan adalah melakukan perjalanan menuju Kota Selatpanjang sebagai ibu kota Kabupaten Kepulauan Meranti. Jika Anda memulai perjalanan dari Kota Pekanbaru, maka Anda bisa menempuh dua rute. Rute pertama Anda menggunakan travel menuju ke Pelabuhan Buton selama lebih kurang 3 jam perjalanan darat. Dari Pelabuhan Buton, Anda naik kapal lagi menuju Pelabuhan Tanjung Harapan yang ada di Selatpanjang. Lalu dari Selatpanjang, Anda naik kapal kecil menuju ke Kecamatan Rangsang. Setelah sampai di Rangsang, Anda bisa menempuh perjalanan darat untuk sampai ke lokasi Tasik Air Putih.

Jika Anda lebih suka naik kapal lebih lama, maka dari Pekanbaru Anda bisa memilih beberapa jenis armada kapal seperti Kapal Meranti, Garuda Porti, dan Nagaline yang akan membawa Anda ke Selatpanjang. Ongkos kapal Pekanbaru-Selatpanjang sekitar 165ribu rupiah. Dari Pelabuhan Sungai Duku, Anda akan berlayar selama kurang lebih 30 menit menuju Perawang. Selanjutnya, Anda akan naik bus besar yang sudah disediakan pihak armada menuju ke Pelabuhan Buton. Lama perjalanan bus biasanya kurang dari 2 jam perjalanan. Lalu dari Pelabuhan Buton, Anda akan naik kapal lagi menuju ke Selatpanjang sekitar satu jam lebih perjalanan. Total perjalanan biasanya sekitar 4 jam. Setelah sampai di Selatpanjang, maka Anda harus melanjutkan lagi rute ke Kecamatan Rangsang menggunakan kapal kecil. Yang perlu Anda ketahui, jadwal kapal setiap harinya hanya ada di jam-jam tertentu, maka Anda harus benar-benar mengatur jadwal perjalanan Anda sebab tidak bisa pergi secara mendadak.


[RiauMagz | Wisata Riau | Wisata Meranti | Wisata Selat Panjang]