Makna Lambang Kota Pekanbaru

Makna Logo Lambang Kota Pekanbaru

Seorang teman dari negara Brunnei Darussalam pernah berkunjung ke Pekanbaru. Ia terang-terangannya menyatakan kekagumannya pada kota ini. Awalnya saya berpikir, apa yang mesti di banggakan dari Pekanbaru, udah panas, gersang lagi. Tapi ternyata perspektif tak terarah saya tersebut patah karenanya.

“Pekanbaru tidak jauh berbeda dengan Kota Bandar Sri Begawan,” ujarnya. Arstitektur dan tatanan Kota Pekanbaru memiliki selera dan ciri khas melayu yang sama dengan kotanya tersebut. Cuaca, terutama udara panasnya khas kota minyak, ungkapnya waktu itu menjelaskan kemiripan dua kota itu.

Sejak itu saya mulai mencari tahu beragam hal tentang Pekanbaru. Salah satunya adalah tentang makna di balik lambang atau banyak orang menyebutnya logo Kota Pekanbaru yang memiliki slogan “kotaku, kotamu, kota kita bertuah” ini. Hehehe...

Makna Lambang Kota Pekanbaru

Pekanbaru memiliki lambang daerah berupa perisai yang berbentuk gerbang sebuah kota. Di dalam perisai secara umum terlihat variasi lambang, sebagai berikut; Setangkai Padi dan Sedahan Kapas, Satu Lingkaran Rantai, Roda Terbang, Pohon Karet dan Menara Minyak Memakai Takal, Tombak Bambu Bermata Perak.

Lambang Kota Pekanbaru menggunakan latar belakang warna merah putih dalam empat kotak dengan variasi letak warna yang berselang-seling. Warna-warna tersebut dipisahkan oleh garis lurus melintang yang menggambarkan menggambarkan garis khatulistiwa. Warna lain yang turut ada di dalam lambang kota lancang kuning ini adalah warna putih, hijau, kuning serta sedikit warna hitam.

Makna lambang Kota Pekanbaru dari masing-masing komponen tersebut antara lain;
Perisai yang berbentuk seperti pintu gerbang kota sebuah kota. Lambang ini mengartikan bahwa Pekanbaru adalah sebuah kota. Di atas perisai, masih dengan warna hitam terdapat lima buah pintu gerbang yang menggambarkan dasar negara Republik Indonesia yaitu Pancasila. Sementara warna hitam yang digunakan pada bingkai perisai tersebut menggambarkan warna alam yang sesungguhnya.

Di tengah-tengah perisai gerbang kota terdapat tombak bambu tegak lurus dengan tangkai berwarna coklat tua dan mata tombak berwarna perak. Hal itu melambangkan kepahlawanan masyarakat Pekanbaru dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan tanah air. Tombak yang berdiri kokoh tegak lurus tersebut juga menggambarkan kekuatan rakyat.

Kemudian di dalam perisai gerbang kota terdapat setangkai Padi dan sedahan kapas. Kedua lambang ini mengisyarakatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat Kota Pekanbaru, yang tercukupi dari dalam hal kebutuhan sandang dan pangan.

Tepat di tengah perisai di apit oleh Padi dan Kapas terdapat lingkaran rantai yang juga membentuk perisai yang lebih kecil. Didominasi oleh warna hijau. Perisai kecil tersebut di bangun oleh rantai yang tidak terputus. Hal itu melambangkan persatuan rakyat Pekanbaru yang kokoh.

Kita tahu bahwa Kota Pekanbaru cukup mencuri perhatian para perantau. Mereka datang dari berbagai belahan nusantara. Sehingga menjadikan Kota Pekanbaru sebagai kota yang heterogen, namun hal itu tidak mempengaruhi kekokohan masyarakat Pekanbaru yang tetap dibingkai dalam khasanah dan marwah melayu yang tinggi. Semua etnis dan suku bangsa di terima di kota ini dengan terbuka. Namun tentu saja, selagi dengan niat dan tujuan yang baik.

Budaya melayu yang melapisi warga Pekanbaru tentu saja juga mengalirkan sifat-sifat masyarakat melayu yang terbuka. Keterbukaan tersebut menyebabkan pergerakan Kota Pekanbaru menjadi dinamis dan positif. Hal itu digambarkan dalam lambang Roda Terbang berwarna kuning yang terdapat di dalam perisai yang lebih kecil. Roda Terbang bermakna dinamisnya perkembangan Kota Pekanbaru.

Selanjutnya di dalam bangunan lambang Kota Pekanbaru terdapat pohon karet dan menara minyak memakai takal. Hal itu berarti Kota Pekanbaru sebagai kota perdagangan dan kota pelabuhan yang banyak mengekspor hasil hutan dan hasil bumi. Kota Pekanbaru terkenal sebagai kota bisnis di Pulau Sumatera, umumnya setiap orang yang datang ke Pekanbaru selalu dalam rangka perjalanan bisnis. Hal itulah kenapa kemudian pohon karet dan menara minyak takal menyimbolkan kondisi tersebut. Selain itu, Kota Pekanbaru memang banyak memiliki komoditi agraris selain minyak bumi.(IS)

Catatan :
Logo atau Lambang Kota Pekanbaru versi digital yang tertera diatas dibuat oleh salah seorang admin RiauMagz di tahun 2008 untuk kepentingannya sendiri (tanpa pesanan pihak lain). Dipublikasikan melalui blognya tertanggal 9 Agustus 2008, dan telah banyak digunakan dan dishare pihak lain.
Silahkan baca di :
Pembuatan Lambang Kota Pekanbaru
Lambang Kota Pekanbaru pekanbarugo.id
Lambang Kota Pekanbaru bappeda.pekanbarugo.id


CATATAN PENTING
Terdapat beberapa ketidakcocokan atas lambang yang dibuat dengan deskripsi tentang Makna Lambang Kota Pekanbaru. Kami berharap ada pihak-pihak yang mau merevisi gambar lambang tersebut sehingga cocok dengan deskripsi yang sebenarnya, lalu menyebarluaskannya sehingga dapat bermanfaat bagi sesiapapun.

Telah 9 (sembilan) tahun (2008-2017) gambar itu beredar dan telah pula bermunculan beberapa versi digital yang lain. Ada yang membuat versi digital dengan cara scan, ada pula dengan cara lain menggunakan aplikasi image editor.

Catatan Blogger @attayaya 2012
Dipublikasi ulang di RiauMagz versi lama 2013.
Dipublikasi ulang di RiauMagz versi sekarang dengan sedikit perubahan.

[RiauMagz Wisata Pekanbaru]