Wisata Sejarah ke Makam Koto Tinggi Siak

Wisata Sejarah ke Makam Koto Tinggi Siak

RiauMagz.com - Salah satu situs sejarah Kerajaan Siak yang bisa Anda kunjungi selama di Kota Siak selain istana adalah Makam Koto Tinggi. Komplek pemakaman ini merupakan makam raja-raja Siak, diantaranya adalah makam Sultan Syarif Hasyim yang merupakan ayah dari Sultan Syarif Kasim II dan para keluarganya. Komplek pemakaman ini berada tak jauh dari Istana Siak atau Istana Asserayah Hasyimiah yang ada di Kabupaten Siak Sri Indrapura. Tepatnya di sebelah timur komplek istana. Jadi selain berkunjung ke istana, Anda bisa sekalian mampir ke komplek pemakaman tersebut.

Bangunanan komplek Makam Koto Tinggi Siak memiliki luas 15 x 15 meter persegi. Bangunannya didominasi warna putih dengan tulisan kaligrafi berwarna emas dan cat dasar berwarna hijau pada bagian-bagian pilar makam. Makam di komplek ini terbuat dari batuan marmer yang diselingi dengan bahan kayu di beberapa bagiannya. Ornamen yang digunakan pada ukiran bangunan ini pun terbilang unik dan rumit. Tulisan-tulisan ayat Al Quran terlihat di beberapa bagian sisi tiang dan bangunan.

Pada bagian gerbang bangunan, dibangun sebuah gapura berwarna kuning yang bertuliskan ‘Makam Koto Tinggi’. Ini akan memudahkan pengunjung yang sedang mencari dan juga karena lokasinya yang juga masih dekat dengan komplek istana. Bangunan ini dikelilingi pagar berwarna kuning. Bagian dinding bangunannya berwarna putih dengan warna atap hijau yang memiliki makna religius.

Dibandingkan dengan komplek istana, Makam Koto Tinggi Siak ini terbilang kurang diminati pengunjung. Yang datang ke tempat ini umumnya mereka yang tertarik dengan sejarah kerajaan serta ingin menyaksikan langsung bukti-bukti sejarah kerajaan yang masih tersisa. Untuk Anda yang ingin berwisata keluarga bersama anak-anak, tentu saja lokasi makam ini kurang menarik. Kecuali jika Anda seorang peneliti, budayawan, kalangan terpelajar dan sebagainya yang ingin melihat bukti sejarah kerajaan Siak yang masih tersisa.

Selain bertanya banyak hal tentang bukti sejarah dari Kerajaan Siak yang tersisa, Anda juga tetap bisa berfoto di situs sejarah tersebut. Anda sedang berada di komplek para sultan besar di zamannya yang telah berjuang memajukan sebuah kerajaan istimewa yang sebenarnya secara sejarah tak pernah dijajah oleh Belanda sehingga bukan termasuk kawasan Indonesia. Akan tetapi karena kemurahan hati para sultannya, khususnya Sultan Syarif Kasim II, kerajaan ini akhirnya memilih bergabung dengan NKRI dan menyerahkan kekayaan trilyunan rupiah kepada NKRI.

Komplek bangunan Makam Koto Tinggi banyak dikunjungi wisatawan di hari libur. Uniknya para wisatawan yang datang ke makam seolah tidak sedang berada di makam. Sebagian memilih tidur dan duduk-duduk di area makam tersebut untuk berteduh dari panasnya cuaca Kota Siak. Di komplek ini Anda bisa menyaksikan makam-makam para raja Siak bersama keluarganya yang juga dimakamkan di komplek tersebut.

Wisata Sejarah ke Makam Koto Tinggi Siak

Cara Menuju ke Makam Koto Tinggi Siak
Karena lokasinya yang berdekatan dengan istana, maka cara menuju komplek makam koto tinggi Siak sama dengan rute ke istana. Dari Pekanbaru Anda bisa menempuh perjalanan darat selama 2 jam untuk sampai ke komplek makam sekaligus istana. Kendaraan yang bisa dipakai bisa roda dua maupun roda empat. Bila tak ada kendaraan, Anda tetap bisa menggunakan travel jurusan Pekanbaru-Siak dengan biaya 100 ribuan, juga selama kurang lebih 2 jam perjalanan normal. Bila menggunakan kendaraan travel, Anda bisa lansung minta antar ke komplek istana yang dekat dengan makam. Pada hari-hari libur tempat ini sangat padat dan biasanya juga digunakan sebagai tempat berbagai kegiatan kesenian dan budaya tingkat Kabupaten Siak Sri Indrapura.

Untuk akomodasi di Kota Siak sangat mudah dan cukup terjamin. Untuk biaya makan rata-rata di atas 15ribu rupiah. Terutama di area kawasan istana sebagai pusat wisata, tarif makan biasanya sedikit lebih mahal. Berbagai hotel pun tersedia di Siak sehingga memudahkan para wisatawan yang ingin menginap dan tinggal lebih lama di Kota Siak. Bila sudah sampai di komplek istana, maka semua tempat wisata bisa Anda kunjungi di area ini, termasuk juga wisata kulinernya di tepian Sungai Siak.

Kerajaan Siak Sri Indrapura

[RiauMagz | Wisata Riau | Wisata Siak | Wisata Sejarah ]